Hati-hati tinggalkan jejak digital di belantara Internet

Hati-hati tinggalkan jejak digital di belantara Internet

Memanen data secara ilegal pengguna Facebook untuk kepentingan menunjukkan poker online data digital begitu penting setiap menggunakan Internet akan meninggalkan jejak digital seperti telapak kaki meninggalkan jejak saat melewati tanah basah menyebut ada dua jenis digital footprint: jejak pasif dan aktif Jejak pasif diambil tanpa ketahui saat mengunjungi situs belanja online situs video dan situs lainnya yang mengumpulkan data adapun jejak aktif adalah jejak yang secara sadar bagikan seperti updates status di Twitter Instagram dan Facebook tweet yang retweet data geolokasi dan foto atau video yang dibagikan melalui media sosial https://dewa18poker.blogspot.com/

Sadar atau tak sadar semua data tersebar membentuk potret diri bayangan Itulah jejak digital Sebenarnya diawasi oleh berbagai pihak untuk kepentingan komersial maupun non-komersial ata ini dimanfaatkan oleh ceme online hampir semua penyedia jasa Internet semacam Google Facebook YouTube Twitter dan perusahaan raksasa teknologi untuk menjaring pengiklan dan mengeruk keuntungan http://pokerdewa.blog.jp/archives/12894449.html di lebih dari 60 persen manajer urung mempekerjakan orang karena menjumpai hal yang tak patut di akun media sosial mereka juga menggunakan mesin pencari buat tahu rekam digital pelamar kerja.

Dengan hampir pengguna aktif Facebook Indonesia adalah pasar besar buat pertumbuhan ekonomi digital berikut ancamannya. Ekonomi digital tanpa
perlindungan data sungguh berbahaya karena pilar dari e-commerce adalah kepercayaan. Adapun kepercayaan pilarnya adalah keamanan dan perlindungan data karena itu sudah saatnya pemerintah membuat Undang-Undang Perlindungan Data https://zeef.com/profile/poker.dewa Sepanjang belum ada undang-undang ini mulailah berhati-hati dengan data dan aneka hal yang pajang di Internet